Takut Dimarahi Suami, Perempuan 19 Tahun di Bali Pura-pura Diculik

Kompas.com - 04/05/2022, 21:06 WIB

DENPASAR, KOMPAS.com - Kepolisian Resor (Polres) Tabanan, Bali, membongkar rekayasa penculikan yang dikarang DAT, perempuan 19 tahun asal Kelurahan Pandak Gede, Kecamatan Kediri, Tabanan.

Kepala Polisi Resor (Kapolres) Tabanan, AKBP Renefli Dian Candra mengatakan, DAT terpaksa mengarang cerita rekayasa penculikan lantaran takut dimarahi suami karena pulang larut malam dengan teman prianya.

"Cerita itu rekayasa karena dia ada keluar dengan rekan laki-lakinya sampai jam 3 pagi sehingga takut pulang. Mencari cerita atau alasan supaya suaminya tidak marah," kata Renefli kepada wartawan pada Rabu (5/4/2022).

Baca juga: Ini Harga Tiket Kapal di Pelabuhan Panjang saat Arus Balik 2022

Renefli menjelaskan, terbongkar rekayasa penculikan ini karena dari awal keterangan DAT selalu berubah-ubah.

Polisi kemudian melakukan pendekatan secara psikologi. Hingga akhirnya DAT mengakui mengarang cerita diculik oleh tiga orang pria.

"Karena itu rekayasa itu tidak ada semua (pelaku). Jadi dari awal dia sudah berubah-ubah karena merangkai cerita," kata Refli.

Refli menambahkan, polisi telah melepas pria insial GA (28), yang sempat diamankan karena dituduh DAT sebagai salah satu pelaku penculikan. GA merupakan teman kerja suami DAT.

"Kita amankan karena itu laporan yang bersangkutan (DAT). Kita lepaskan dan kita dalami karena dia (GA) memang kuat alibinya, ada saksi dia tidak kemana-mana, sudah satu minggu di rumahnya," tutur dia.

Baca juga: Berdiri Berjam-jam di Bus, Pemudik Asal Garut Pingsan di Padalarang KBB

Saat ini, polisi sudah mengembalikan DAT ke rumah suaminya. Namun, DAT akan tetap diproses secara hukum karena membuat laporan palsu.

"(Proses hukum) Prosesnya tetap tapi kita tidak tahan dan ancamannya tidak sampai 5 tahun (penjara)," kata Refli.

Refli menambahkan, setelah ditelusuri, DAT datang dari keluarga yang tidak utuh. Sejak kecil, DAT dipelihara oleh kakeknya karena kedua orangtuanya bercerai.

Hingga saat ini, polisi masih mendalami motivasi DAT mengarang cerita rekayasa penculikan tersebut.

"Nanti kita (periksa) dulu karena ada cerita yang belum fix (lengkap) karena ada pihak yang belum kita ambil keterangannya. Tapi yang pasti berita yang kemarin itu penculikan tidak benar," tegasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 3 Oktober 2022 : Siang Hujan Ringan, Malam Berawan

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 3 Oktober 2022 : Siang Hujan Ringan, Malam Berawan

Denpasar
Museum Bali: Sejarah Singkat, Koleksi, Harga Tiket, Jam Buka, dan Rute

Museum Bali: Sejarah Singkat, Koleksi, Harga Tiket, Jam Buka, dan Rute

Denpasar
Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 2 Oktober 2022 : Siang Hujan Ringan, Malam Berawan

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 2 Oktober 2022 : Siang Hujan Ringan, Malam Berawan

Denpasar
Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 1 Oktober 2022 : Pagi Cerah Berawan, Sore Hujan Sedang

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 1 Oktober 2022 : Pagi Cerah Berawan, Sore Hujan Sedang

Denpasar
Teten Masduki Ingin Bali Jadi Pintu Masuk UMKM Wilayah Timur ke Pasar Dunia

Teten Masduki Ingin Bali Jadi Pintu Masuk UMKM Wilayah Timur ke Pasar Dunia

Denpasar
Mahfud MD: Lukas Enembe Silakan Buktikan Tak Ada Penyimpangan, Saya Jamin Tak Diapa-apakan

Mahfud MD: Lukas Enembe Silakan Buktikan Tak Ada Penyimpangan, Saya Jamin Tak Diapa-apakan

Denpasar
Sempat Cekcok gara-gara Kotoran Anjing, 2 WNA di Buleleng Akhirnya Berdamai

Sempat Cekcok gara-gara Kotoran Anjing, 2 WNA di Buleleng Akhirnya Berdamai

Denpasar
Jadi Tersangka Perampasan Mobil, WN Jerman di Buleleng Akan Dideportasi

Jadi Tersangka Perampasan Mobil, WN Jerman di Buleleng Akan Dideportasi

Denpasar
Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 30 September 2022 : Sepanjang Hari Berawan

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 30 September 2022 : Sepanjang Hari Berawan

Denpasar
Terseret Arus Saat Berenang di Pantai Seminyak Bali, WNA Asal Jerman Ditemukan Tewas

Terseret Arus Saat Berenang di Pantai Seminyak Bali, WNA Asal Jerman Ditemukan Tewas

Denpasar
Terima Surat Berisi Narkotika dari Kanada, WNA Selandia Baru di Bali Ditangkap

Terima Surat Berisi Narkotika dari Kanada, WNA Selandia Baru di Bali Ditangkap

Denpasar
Selundupkan Heroin 8,09  Gram di Dubur, WNA di Bali Ditangkap, Ini Kronologinya

Selundupkan Heroin 8,09 Gram di Dubur, WNA di Bali Ditangkap, Ini Kronologinya

Denpasar
WNA Inggris Selundupkan Narkotika di Dubur, Ketahuan karena Berjalan Sempoyongan di Bandara

WNA Inggris Selundupkan Narkotika di Dubur, Ketahuan karena Berjalan Sempoyongan di Bandara

Denpasar
Wisatawan Inggris Hilang Saat Snorkeling di Bali, Petugas SAR Lakukan Pencarian

Wisatawan Inggris Hilang Saat Snorkeling di Bali, Petugas SAR Lakukan Pencarian

Denpasar
Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 29 September 2022 : Pagi dan Malam Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 29 September 2022 : Pagi dan Malam Cerah Berawan

Denpasar
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.