DENPASAR, KOMPAS.com - Gempa bumi magnitudo 4,6 mengguncang wilayah Karangasem, Bali, Jumat (29/7/2022) pukul 19.57.47 Wita.
Kepala Balai Besar MKG Wilayah III Denpasar Cahyo Nugroho, dalam keterangan rilisnya, mengatakan, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar mendatar.
Dari laporan masyarakat, guncangan dirasakan di wilayah Karangasem, Bali, hingga Mataram dan Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Warga merasakan getaran nyata dalam rumah seakan-akan truk berlalu (III MMI).
Baca juga: 64 Orang Dalam Satu Kampung di Karangasem Suspek Chikungunya
Hal serupa juga dirasakan warga Gianyar, Denpasar, Bali (II- III MMI). Berikutnya, beberapa warga di wilayah Lombok Tengah dan Kuta, NTB merasakan benda-benda ringan yang digantung bergoyang (II MMI).
Kendati demikian, Nugroho mengatakan, belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.
Baca juga: Pura-pura Menolong, Pria di Bali Curi Tas Milik WNA
"Hasil pemodelan tsunami dengan sumber gempa bumi tektonik menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," katanya.
Ia mengatakan, hasil monitoring BMKG, hingga pukul 20.10 Wita, belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan.
Nugroho mengimbau warga tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenaranya.
Selain itu, warga diminta agar menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.
"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum Anda kembali ke dalam rumah," kata dia.
Gempa dengan kekuatan magnitudo 4,6 ini terjadi di kedalaman 10 kilometer. Pusat gempa terletak pada koordinat 8,21 derajat Lintang Selatan dan 115,49 derajat bujur timur atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 15 km barat laut Karangasem, Bali.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.