Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terima Kiriman Ganja Cair dari Thailand, WN AS Ditangkap di Bali

Kompas.com - 03/08/2022, 12:49 WIB
Yohanes Valdi Seriang Ginta,
Dheri Agriesta

Tim Redaksi

DENPASAR, KOMPAS.com - Satuan Reserse Narkoba Polresta Denpasar menangkap seorang warga negara (WN) Amerika Serikat (AS), berinisial JCP (47), karena diduga terlibat kasus narkoba.

Turis asing ini ditangkap saat menerima paket berisi narkotika jenis ganja cair seberat 366,01 gram yang dikirim dari Thailand ke Bali.

Baca juga: Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 3 Agustus : Siang hingga Malam Cerah Berawan

Kepala Polresta (Kapolresta) Denpasar AKBP Bambang Yugo Pamungkas mengatakan, tersangka ditangkap di tempat tinggalnya di Jalan Made Bulet, Kuta Utara, Badung, Bali, Juli 2022.

Bambang mengungkapkan, penangkapan terhadap JCP berawal dari petugas Bea Cukai menemukan paket yang mencurigakan dari Thailand.

Setelah diperiksa, ternyata di dalam paket tersebut terdapat satu botol kaca dan enam buah spuit masing-masing berisi ganja cair. Temuan ini kemudian dilaporkan ke Satresnarkoba Polresta.

Bambang mengatakan, aparat kemudian melakukan control delivery (penyerahan yang diawasi) ke alamat tujuan paket tersebut. Tersangka lalu ditangkap saat menerima paket tersebut dari kurir jasa ekspedisi.

"Control delivery dari Thailand melalui informasi dari Bea Cukai kemudian kita tangkap yang bersangkutan," kata Bambang di Mapolresta Denpasar, Rabu (3/8/2022).

Adapun rincian barang bukti yang disita dari tersangka yakni satu botol kaca berisi cairan kuning mengandung ganja berat bersih 360 gram, dan enam spuit berisi cairan kuning mengandung ganja berat bersih 6,01 gram.

Dari pengakuan tersangka, ujar Bambang, dia sudah dua kali menerima paket ganja dari Thailand. Barang terlarang itu diperoleh dengan cara memesan lewat website.

Sedangkan, terkait tujuan tersangka memiliki ganja tersebut masih dalam pengembangan penyelidikan.

Baca juga: 30 Ekor Penyu Hijau Diselundupkan ke Bali, 2 Orang Ditangkap

"Ini masih kita dalami yang bersangkutan juga membagikan kepada temannya tapi masih kita dalami lagi jaringannya," kata dia.

Atas perbuatannya, JCP dijerat dengan Pasal 112 ayat (2), dan 111 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman paling lama 20 tahun penjara.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Sabtu 22 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Sabtu 22 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Denpasar
Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Jumat 21 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Jumat 21 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Denpasar
Pungutan Wisman Diusulkan Naik 50 Dolar AS, PHRI: Mereka Bakal Kabur ke Thailand

Pungutan Wisman Diusulkan Naik 50 Dolar AS, PHRI: Mereka Bakal Kabur ke Thailand

Denpasar
147 Tersangka Narkoba di Bali Ditangkap dalam 16 Hari

147 Tersangka Narkoba di Bali Ditangkap dalam 16 Hari

Denpasar
Kepala Desa di Buleleng Ditangkap karena Narkoba, Pj Bupati: Memalukan

Kepala Desa di Buleleng Ditangkap karena Narkoba, Pj Bupati: Memalukan

Denpasar
WN Amerika Ditemukan Terluka Parah di Vila Bali, Diduga Gangguan Mental

WN Amerika Ditemukan Terluka Parah di Vila Bali, Diduga Gangguan Mental

Denpasar
Identitas 17 Korban Tewas akibat Kebakaran Gudang Elpiji di Bali

Identitas 17 Korban Tewas akibat Kebakaran Gudang Elpiji di Bali

Denpasar
Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Kamis 20 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Kamis 20 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Denpasar
Polisi Gerebek 'Apotek' Sabu di Buleleng, Barang Disuplai Napi Lapas Surabaya

Polisi Gerebek "Apotek" Sabu di Buleleng, Barang Disuplai Napi Lapas Surabaya

Denpasar
Seleksi Turis Asing ke Bali, Tarif Pungutan Wisman Diusulkan Naik Jadi 50 Dolar AS

Seleksi Turis Asing ke Bali, Tarif Pungutan Wisman Diusulkan Naik Jadi 50 Dolar AS

Denpasar
Kepala Desa di Buleleng Ditangkap Usai Pesta Sabu

Kepala Desa di Buleleng Ditangkap Usai Pesta Sabu

Denpasar
Polisi Masih Selidiki Penyebab Kebakaran Gudang Elpiji yang Tewaskan 17 Karyawan di Bali

Polisi Masih Selidiki Penyebab Kebakaran Gudang Elpiji yang Tewaskan 17 Karyawan di Bali

Denpasar
Polisi Menduga Tukang Oplos Biang Kerok Kelangkaan Elpiji 3 Kg di Bali

Polisi Menduga Tukang Oplos Biang Kerok Kelangkaan Elpiji 3 Kg di Bali

Denpasar
11 Jenazah Telantar di Bali Dikremasi, Ada Jasad yang Ditolak Keluarga

11 Jenazah Telantar di Bali Dikremasi, Ada Jasad yang Ditolak Keluarga

Denpasar
Pengoplos Elpiji di Bali Beroperasi 2 Bulan, Mengaku untuk Bayar Utang di Bank

Pengoplos Elpiji di Bali Beroperasi 2 Bulan, Mengaku untuk Bayar Utang di Bank

Denpasar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com