Kompas.com - 28/12/2021, 05:05 WIB

KOMPAS.com - Seorang pria di Bali bernama Putu Sugiarta (53) tinggal bersama jenazah ibunya, Wayan Terpi (96) selama 54 hari.

Sugiarta juga mengawetkan jenazah ibunya dengan es batu agar tidak membusuk selama kurang lebih dua bulan lamanya.

Baca juga: Demi Wasiat, Pria di Bali Tinggal Bersama Jenazah Ibunya Selama 54 Hari

Kronologi kejadian

Wayan Terpi yang merupakan warga Banjar Dinas Karya Nadi, Desa Rangdu, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng itu meninggal dunia pada Rabu (13/11/2021).

Sejak saat itu, sang anak, Sugiarta memberikan es batu dalam jumlah banyak pada jenazah ibunya.

Sampai akhirnya, para tetangga curiga dengan keberadaan Wayan Terpi yang sudah tidak pernah terlihat.

Warga kemudian mencari tahu dan menemukan Wayan Terpi sudah meninggal dunia.

Meski warga sudah meminta agar jasad ibunya dimakamkan, Sugiarta masih bersikeras menolak.

"Karena ada perbedaan pendapat itu, (warga) akhirnya melapor polisi agar jenzahnya bisa cepat dikubur," kata Kapolsek Seririt Kompol Gede Juli saat dihubungi, Senin (27/12/2021).

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 27 Desember 2021

Wasiat

Rupanya tindakan Sugiarta yang tidak wajar itu karena wasiat sang ibu.

Ibunya berwasiat agar jenazahnya dirawat sendiri selama empat bulan.

Namun belum genap dua bulan, warga sudah mengetahui kondisi almarhum yang meninggal dunia.

"Alasannya menjalankan pesan dari korban yang mengatakan kalau meninggal agar merawat almarhum selama empat bulan tanpa melibatkan keluarga lain," katanya.

Baca juga: Polisi Tangkap Komplotan Maling Motor di Bali, Pelaku Pernah Beraksi di 3 Kabupaten

 

Ilustrasi makam.Shutterstock Ilustrasi makam.
Dikuburkan

Warga lalu melaporkan temuan itu ke kantor polisi.

Polisi yang mendatangi lokasi kemudian melakukan mediasi dengan Sugiarta dan warga setempat.

Setelah perundingan alot, jenazah Wayan Terpi akhirnya dimakamkan pada Minggu (26/12/2021).

Baca juga: Resmikan Bali International Hospital, Jokowi: Obat dan Bahan Baku Jangan Mengimpor Lagi

Polisi sempat melakukan pemeriksaan terhadap Sugiarta untuk mengetahui kemungkinan adanya tindak pidana dalam kejadian itu.

Namun, polisi tak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan terhadap korban.

"Kita memastikan meninggalnya tidak bermasalah, baik pemeriksaan medis, dan kita juga sudah melakukan pemeriksaan saksi-saksi baik keluarga, tetangga, dan anak kandungnya. Kesimpulan kami, tidak ada indikasi hal yang mencurigakan," pungkasnya.

(KOMPAS.com/Penulis: Kontributor Bali, Ach. Fawaidi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terjerat Utang Pinjol Rp 3,5 Juta, Pria di Bali Curi Sepeda Motor Teman

Terjerat Utang Pinjol Rp 3,5 Juta, Pria di Bali Curi Sepeda Motor Teman

Denpasar
56 Kios di Pasar Mengwi Bali Hangus Terbakar, Kerugian Rp 4 Miliar

56 Kios di Pasar Mengwi Bali Hangus Terbakar, Kerugian Rp 4 Miliar

Denpasar
Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 30 November 2022 : Pagi dan Malam Berawan

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 30 November 2022 : Pagi dan Malam Berawan

Denpasar
1.331 Kendaraan Listrik Saat KTT G20 Dikembalikan ke Perusahaan

1.331 Kendaraan Listrik Saat KTT G20 Dikembalikan ke Perusahaan

Denpasar
Kecelakaan Saat Pulang Sekolah, Pelajar di Buleleng Tewas

Kecelakaan Saat Pulang Sekolah, Pelajar di Buleleng Tewas

Denpasar
Daftar UMP 2023 di Bali, NTB, dan NTT

Daftar UMP 2023 di Bali, NTB, dan NTT

Denpasar
Kakek 62 Tahun di Denpasar Ditemukan Tewas dengan Mulut Berbusa di Mobil, Ini Kata Polisi

Kakek 62 Tahun di Denpasar Ditemukan Tewas dengan Mulut Berbusa di Mobil, Ini Kata Polisi

Denpasar
Bobol Toko, Residivis Spesialis Rumah Kosong di Buleleng Ditangkap Polisi

Bobol Toko, Residivis Spesialis Rumah Kosong di Buleleng Ditangkap Polisi

Denpasar
UMK Buleleng Diusulkan Naik 6,8 Persen Jadi Rp 2,7 Juta

UMK Buleleng Diusulkan Naik 6,8 Persen Jadi Rp 2,7 Juta

Denpasar
Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 29 November 2022 : Pagi Berawan, Sore Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 29 November 2022 : Pagi Berawan, Sore Hujan Ringan

Denpasar
Ngurek, Ritual Ekstrem di Bali yang Sakral Sekaligus Menegangkan

Ngurek, Ritual Ekstrem di Bali yang Sakral Sekaligus Menegangkan

Denpasar
WN Belanda di Bali Kaget Terima Surat Tilang Elektronik, padahal Mobil Sudah Dijual 5 Tahun Lalu

WN Belanda di Bali Kaget Terima Surat Tilang Elektronik, padahal Mobil Sudah Dijual 5 Tahun Lalu

Denpasar
Dinilai Korupsi Rp 1,7 Miliar, Petugas Kredit Bank di Badung Dituntut 7 Tahun Penjara

Dinilai Korupsi Rp 1,7 Miliar, Petugas Kredit Bank di Badung Dituntut 7 Tahun Penjara

Denpasar
Banyu Pinaruh, Makna dan Waktu Pembersihan Diri Setelah Saraswati

Banyu Pinaruh, Makna dan Waktu Pembersihan Diri Setelah Saraswati

Denpasar
Polisi Bali Sita 2.000 Pil Ekstasi dan 1 Kg Sabu, Hendak Diedarkan Saat Pesta Akhir Tahun

Polisi Bali Sita 2.000 Pil Ekstasi dan 1 Kg Sabu, Hendak Diedarkan Saat Pesta Akhir Tahun

Denpasar
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.