Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cerita PMI Asal Bali Menderita Sakit Parah di Turki, Minta Bantuan Pulang ke Tanah Air

Kompas.com - 16/08/2022, 17:18 WIB

DENPASAR, KOMPAS.com - I Gusti Ayu Sri Wistari (46), tampak termenung memikirkan nasib putri sulungnya, I Gusti Ayu Vira Wijayantari (23), pekerja migran Indonesia (PMI) asal Bali di Turki.

Putrinya sedang sakit parah tak tak memiliki biaya untuk berobat di Turki. Bahkan, Vira sampai bersurat kepada Presiden Joko Widodo memohon untuk dipulangkan ke Tanah Air.

Ditemui di rumahnya di Denpasar, Bali, Wistari menuturkan, putrinya itu berangkat ke Turki karena desakan ekonomi.

Vira ingin membantu membayar utang biaya pengobatan ayahnya yang meninggal pada Oktober 2020.

"Semangat kerja awalnya, karena tau keadaan keluarga. Karena ajiknya (ayahnya) meninggal mau bayar hutang akhirnya jadi (PMI di Turki)," kata Wistari di Denpasar, Selasa (16/8/2022).

Wistari mengatakan, Vira awalnya bekerja sambil kuliah jurusan Komunikasi di Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) Bali.

Namun, dia tidak menamatkan kuliahnya karena ayahnya jatuh sakit akibat menderita kanker tulang.

Baca juga: Cerita PMI Asal Bali di Turki, Kerja 13 Jam hingga Main Kucing-kucingan dengan Petugas Imigrasi

Dalam kondisi itu, dia berkenalan dengan seorang wanita yang biasa dipanggil Bu Gung. Lalu diajak ikut pelatihan sebagai terapis spa di kantor Bu Gung, Jalan By Pass Ngurah Rai, Denpasar, Bali.

Kemudian, Vira ditawarkan bekerja di Turki dengan iming-iming akan mendapat gaji yang fantastis dan bisa membiayai pengobatan ayahnya.

Namun, setelah lima kali mengikuti pelatihan, Vira sempat mengurungkan niat bekerja di Turki karena ayahnya meninggal dunia.

Namun, Vira terus ditawari Bu Gung. Pada April 2021, Vira membulatkan tekad berangkat ke Turki lewat jalur mandiri tanpa melalui agen penyalur tenaga kerja.

Tiba di Turki, kata Wistari, anaknya langsung bekerja di sebuah hotel sebagai terapis spa. Namun, sejak bekerja di hotel itu, Vira sering jatuh sakit. Salah satu penyebabnya diduga karena harus bekerja selama sembilan jam sehari. 

Pada Juli 2022, Vira menderita sakit parah. Vira pun meminta bantuan untuk pulang berobat ke Bali.

"Pastinya tidak ngerti, pastinya lambung sih karena saat endoskopi dia ngirim video. juga dapat opname tiga kali sekarang tinggal dengan teman-temannya," kata Wistari.

 

Wistari mengaku sering berkomunikasi lewat telepo dengan anaknya. Namun, ia tak berdaya membantu sang anak. Wistari juga tak memiliki uang untuk memulangkan buah hatinya itu.

"Sudah merintih setiap hari bahkan minta pertolongan sampai minta pinjaman uang untuk bayar, gitu saja sih,"

Wistari berharap surat yang dikirim anaknya kepada Presiden Joko Widodo mendapat tanggapan. Sehingga, anaknya bisa pulang ke Tanah Air.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Provinsi Bali Ida Bagus Ngurah Arda mengatakan, Vira berangkat ke Turki secara mandiri dengan mengatongi surat E-KTALN (elektronik, kartu tenaga kerja luar negeri) dari BP2MI.

"Itu memang dibolehkan sesuai aturan. Jadi, dia mengantongi E-KTALN kemudian ada kontrak kerja dan visa kerja," kata dia saat ditemui di ruang kerjanya.

Baca juga: Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 16 Agustus 2022 : Sepanjang Hari Cerah Berawan

Arda mengatakan, LPK (Lembaga Pelatihan Kerja) yang sempat diikuti Vira juga memiliki izin resmi dari Wali Kota Denpasar.

Selain itu, pihak LPK tersebut hanya membantu mengurus administrasi keberangkatan Vira ke Turki. Namun, bukan dalam kapasitas sebagai penyalur tenaga kerja.

"Kita cek LPK itu ternyata dia resmi. Ada izin dari walikota dan izinnya tahun 2017. Dia hanya hanya sebatas membantu pengurusan administrasi sehingga terbit E-KTALN,"kata dia.

Saat ini, lanjut Arda, masih melakukan koordinasi dengan pihak KBRI di Turki untuk kepulangan Vira ke Tanah Air.

"Fokus kita adalah sehat dan bisa pulang," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Unggahan Viral Pria di Buleleng Diduga Korban Pembegalan, Polisi: Korban Dianiaya OTK

Unggahan Viral Pria di Buleleng Diduga Korban Pembegalan, Polisi: Korban Dianiaya OTK

Denpasar
Puskesmas di Buleleng Dibobol, Perhiasan Emas Rp 40 Juta Milik Bidan Desa Raib

Puskesmas di Buleleng Dibobol, Perhiasan Emas Rp 40 Juta Milik Bidan Desa Raib

Denpasar
Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 26 Januari 2023 : Sepanjang Hari Berawan

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 26 Januari 2023 : Sepanjang Hari Berawan

Denpasar
Gunung Batur, Pemilik Geopark Pertama di Indonesia yang Diakui UNESCO

Gunung Batur, Pemilik Geopark Pertama di Indonesia yang Diakui UNESCO

Denpasar
Pemeran Pria dalam Video Mesum Anak di Bali Jadi Tersangka, Terancam 15 Tahun Penjara

Pemeran Pria dalam Video Mesum Anak di Bali Jadi Tersangka, Terancam 15 Tahun Penjara

Denpasar
Soal Berita WN Australia Dirampok dan Dianiaya di Bali, Polisi: WNA Itu Kecelakaan Tunggal

Soal Berita WN Australia Dirampok dan Dianiaya di Bali, Polisi: WNA Itu Kecelakaan Tunggal

Denpasar
Cegah Rabies, 72.000 Ekor Anjing di Buleleng Divaksin

Cegah Rabies, 72.000 Ekor Anjing di Buleleng Divaksin

Denpasar
Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 25 Januari 2023 : Pagi Cerah Berawan, Malam Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 25 Januari 2023 : Pagi Cerah Berawan, Malam Hujan Ringan

Denpasar
Gunung Agung, Gunung Api Tertinggi di Pulau Bali yang Disakralkan

Gunung Agung, Gunung Api Tertinggi di Pulau Bali yang Disakralkan

Denpasar
Perdes Rabies di Buleleng, Pemilik yang Peliharaannya Gigit Warga Wajib Biayai Pengobatan

Perdes Rabies di Buleleng, Pemilik yang Peliharaannya Gigit Warga Wajib Biayai Pengobatan

Denpasar
Vaksinasi Booster Kedua untuk Masyarakat Buleleng Bali Dimulai, Ini Syaratnya

Vaksinasi Booster Kedua untuk Masyarakat Buleleng Bali Dimulai, Ini Syaratnya

Denpasar
Wisatawan China Mulai Kunjungi Destinasi Wisata Tanah Lot Bali

Wisatawan China Mulai Kunjungi Destinasi Wisata Tanah Lot Bali

Denpasar
Setubuhi Anak 16 Tahun, Pria di Buleleng Ditahan setelah Video Mesumnya Beredar

Setubuhi Anak 16 Tahun, Pria di Buleleng Ditahan setelah Video Mesumnya Beredar

Denpasar
Cuci Uang Ratusan Miliar Milik Putri Raja Arab Saudi, Ibu dan Anak di Bali Divonis 19 Tahun Penjara

Cuci Uang Ratusan Miliar Milik Putri Raja Arab Saudi, Ibu dan Anak di Bali Divonis 19 Tahun Penjara

Denpasar
Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 24 Januari 2023 : Pagi Cerah Berawan, Siang Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 24 Januari 2023 : Pagi Cerah Berawan, Siang Hujan Ringan

Denpasar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.