Kompas.com - 10/05/2022, 13:24 WIB

Korban tidak melaporkan kejadian tersebut sehingga tidak mendapatkan VAR.

Selang beberapa minggu usai digigit korban mengeluh jika mengalami nyeri dan kesemutan pada tangan kiri, gelisah, sesak napas, serta susah untuk menelan.

Usai menjalani pemeriksaan korban menunjukkan tanda-tanda yang identik dengan ciri penyakit rabies. Seperti takut terhadap air dan udara serta air liur korban keluar secara berlebihan.

Korban sempat mendapat penanganan serta dievakuasi ke ruang isolasi dan air liur korban diambil sebagai sampel.

Baca juga: Kisah Erhan Seckal, Kapten Kapal Asal Turki yang Terjatuh dari Kapal Pesiar, Terdampar di Buleleng dalam Kondisi Dehidrasi

Selanjutnya tim medis menyuntikkan sejumlah obat sebagai upaya untuk memberikan pertolongan terhadap korban.

Namun kondisi korban melemah, akhirnya korban dinyatakan meninggal dunia.

"Secara medis, risiko kematian akibat rabies saat ini 100 persen dan pasien hanya bisa bertahan 2×24 jam," bebernya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Buleleng, Sucipto menyebutkan, persediaan VAR di Buleleng masih dalam jumlah yang aman.

Baca juga: Kasus Perkelahian 2 Keluarga di Buleleng, Polisi Tetapkan 3 Tersangka Baru

Pihaknya tidak berpatokan pada bantuan VAR dari Pemerintah Provinsi Bali. Namun juga melakukan pengadaan vaksin secara mandiri.

“Tahap pertama kami mengadakan vaksin sebanyak 3.000 vial, dari jumlah itu kini tersisa 538 vial. Tahap kedua kami akan segera adakan lagi 3.000 vial,” kata dia.

Menurutnya, pemerintah menyiapkan rabies center di seluruh Puskesmas di Kabupaten Buleleng dan rumah sakit pemerintah.

Secara teknis penanganan kasus gigitan anjing wajib melakukan pertolongan pertama dengan mencuci luka gigitan pada air mengalir dan menggunakan sabun.

“Jika ada indikasi rabies, kami akan suntikan VAR tiga kali. Tahap pertama dua kali, kemudian dalam kurun waktu 14 hari berikutnya kami suntikan lagi," jelasnya.

"Khusus kepada anjing yang menggigit korban, kami lakukan monitoring untuk mengetahui apakah positif rabies atau tidak,” tutup dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terjerat Utang Pinjol Rp 3,5 Juta, Pria di Bali Curi Sepeda Motor Teman

Terjerat Utang Pinjol Rp 3,5 Juta, Pria di Bali Curi Sepeda Motor Teman

Denpasar
56 Kios di Pasar Mengwi Bali Hangus Terbakar, Kerugian Rp 4 Miliar

56 Kios di Pasar Mengwi Bali Hangus Terbakar, Kerugian Rp 4 Miliar

Denpasar
Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 30 November 2022 : Pagi dan Malam Berawan

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 30 November 2022 : Pagi dan Malam Berawan

Denpasar
1.331 Kendaraan Listrik Saat KTT G20 Dikembalikan ke Perusahaan

1.331 Kendaraan Listrik Saat KTT G20 Dikembalikan ke Perusahaan

Denpasar
Kecelakaan Saat Pulang Sekolah, Pelajar di Buleleng Tewas

Kecelakaan Saat Pulang Sekolah, Pelajar di Buleleng Tewas

Denpasar
Daftar UMP 2023 di Bali, NTB, dan NTT

Daftar UMP 2023 di Bali, NTB, dan NTT

Denpasar
Kakek 62 Tahun di Denpasar Ditemukan Tewas dengan Mulut Berbusa di Mobil, Ini Kata Polisi

Kakek 62 Tahun di Denpasar Ditemukan Tewas dengan Mulut Berbusa di Mobil, Ini Kata Polisi

Denpasar
Bobol Toko, Residivis Spesialis Rumah Kosong di Buleleng Ditangkap Polisi

Bobol Toko, Residivis Spesialis Rumah Kosong di Buleleng Ditangkap Polisi

Denpasar
UMK Buleleng Diusulkan Naik 6,8 Persen Jadi Rp 2,7 Juta

UMK Buleleng Diusulkan Naik 6,8 Persen Jadi Rp 2,7 Juta

Denpasar
Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 29 November 2022 : Pagi Berawan, Sore Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 29 November 2022 : Pagi Berawan, Sore Hujan Ringan

Denpasar
Ngurek, Ritual Ekstrem di Bali yang Sakral Sekaligus Menegangkan

Ngurek, Ritual Ekstrem di Bali yang Sakral Sekaligus Menegangkan

Denpasar
WN Belanda di Bali Kaget Terima Surat Tilang Elektronik, padahal Mobil Sudah Dijual 5 Tahun Lalu

WN Belanda di Bali Kaget Terima Surat Tilang Elektronik, padahal Mobil Sudah Dijual 5 Tahun Lalu

Denpasar
Dinilai Korupsi Rp 1,7 Miliar, Petugas Kredit Bank di Badung Dituntut 7 Tahun Penjara

Dinilai Korupsi Rp 1,7 Miliar, Petugas Kredit Bank di Badung Dituntut 7 Tahun Penjara

Denpasar
Banyu Pinaruh, Makna dan Waktu Pembersihan Diri Setelah Saraswati

Banyu Pinaruh, Makna dan Waktu Pembersihan Diri Setelah Saraswati

Denpasar
Polisi Bali Sita 2.000 Pil Ekstasi dan 1 Kg Sabu, Hendak Diedarkan Saat Pesta Akhir Tahun

Polisi Bali Sita 2.000 Pil Ekstasi dan 1 Kg Sabu, Hendak Diedarkan Saat Pesta Akhir Tahun

Denpasar
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.