Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Polda Bali Bentuk Satgas Antisipasi Penyebaran PMK

Kompas.com - 05/07/2022, 20:07 WIB
Yohanes Valdi Seriang Ginta,
Priska Sari Pratiwi

Tim Redaksi

DENPASAR, KOMPAS.com - Polda Bali membentuk satuan tugas (satgas) untuk menangani wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang sudah menyebar ke 10 desa di empat kabupaten di wilayah Bali.

Kapolda Bali Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra mengatakan, satgas ini dibentuk dari tingkat provinsi hingga di sembilan kabupaten/kota di Bali.

Pembentukan satgas berdasarkan petunjuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk menanggulangi wabah PMK di Bali.

Baca juga: Bali Terima 110.000 Dosis Vaksin PMK, Prioritas bagi Daerah yang Punya Pelabuhan

"Perlu diketahui bahwa berdasarkan petunjuk dari BNPB Pusat kita membentuk satgas. Itu ada satgas provinsi ada satgas kabupaten," kata Jayan usai acara peringatan hari Bhayangkara ke-76 di Denpasar pada Selasa (5/7/2022).

Jayan mengatakan, satgas tersebut sudah bergerak menyemprot cairan disinfektan di kandang sapi maupun jalur lalu lintas hewan ternak.

Selain itu, satgas ini juga akan bekerja sama dengan unsur terkait lainnya untuk melakukan vaksinasi terhadap hewan ternak, khususnya sapi.

Ia berharap keberadaan satgas dapat mengendalikan penyebaran PMK dan Bali kembali menjadi wilayah dengan zona hijau atas nol kasus PMK.

"Mudah-mudahan bisa diatasi (PMK) termasuk juga program vaksinasi untuk hewan," kata dia.

Baca juga: Kasus PMK Meningkat di Bali, 128 Sapi Terjangkit

Sementara itu, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distanpangan) Provinsi Bali mencatat, pada Selasa (5/7/2022), terdapat 128 ekor sapi di Bali terjangkit PMK.

Ratusan sapi PMK itu tersebar di 10 desa pada empat kabupaten di Bali, yakni Kabupaten Bangli, Kecamatan Kintamani, Desa Buahan, dengan dua kasus PMK.

Kemudian di Kecamatan Gerokgak, Desa Pejarakan, terdapat tiga kasus, dan Kecamatan Seririt, Desa Lokapaksa 24 kasus.

Selanjutnya, Kabupaten Gianyar, Kecamatan Blahbatuh, Desa Mendahan, ditemukan 38 kasus.

Berikutnya, di Kabupaten Karangasem menyebar 6 Desa yakini Desa Karangasem terdapat 26 kasus, Tumbu 3 kasus, Ban 7 kasus, Menanga 5 kasus, Pempatan 17 kasus, dan Rendang 3 kasus.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Minggu 19 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Minggu 19 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Denpasar
Sandiaga Uno Minta WNA yang Promosikan Situs Porno di Bali Disanksi Tegas

Sandiaga Uno Minta WNA yang Promosikan Situs Porno di Bali Disanksi Tegas

Denpasar
Tolak Tawaran Menteri dari Prabowo, Luhut: Saya Siap Bantu Jadi Penasihat

Tolak Tawaran Menteri dari Prabowo, Luhut: Saya Siap Bantu Jadi Penasihat

Denpasar
Ketahuan 'Overstay' Saat Urus Izin Tinggal di Imigrasi Singaraja, WN Rusia Dideportasi

Ketahuan "Overstay" Saat Urus Izin Tinggal di Imigrasi Singaraja, WN Rusia Dideportasi

Denpasar
Perempuan Penyandang Disabilitas di Buleleng Diperkosa Tetangganya hingga Hamil

Perempuan Penyandang Disabilitas di Buleleng Diperkosa Tetangganya hingga Hamil

Denpasar
Balita 18 Bulan di Jembrana Tewas Tenggelam di Saluran Irigasi, Keluar Rumah Tanpa Sepengetahuan Orangtua

Balita 18 Bulan di Jembrana Tewas Tenggelam di Saluran Irigasi, Keluar Rumah Tanpa Sepengetahuan Orangtua

Denpasar
Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Sabtu 18 Mei 2024, dan Besok : Pagi ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Sabtu 18 Mei 2024, dan Besok : Pagi ini Cerah Berawan

Denpasar
Ikuti Google Maps, Wisatawan Inggris Tewas Usai Motornya Terperosok ke Jurang di Buleleng

Ikuti Google Maps, Wisatawan Inggris Tewas Usai Motornya Terperosok ke Jurang di Buleleng

Denpasar
Luhut Persilakan Aktivis Demo Saat WWF Ke-10 2024 di Bali

Luhut Persilakan Aktivis Demo Saat WWF Ke-10 2024 di Bali

Denpasar
Mengenal Ritual Segara Kerthi, Kearifan Lokal Pemuliaan Air di Bali

Mengenal Ritual Segara Kerthi, Kearifan Lokal Pemuliaan Air di Bali

Denpasar
Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Jumat 17 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Jumat 17 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah

Denpasar
8 Kepala Negara dan 105 Menteri Dipastikan Hadiri WWF ke-10 di Bali

8 Kepala Negara dan 105 Menteri Dipastikan Hadiri WWF ke-10 di Bali

Denpasar
Heboh soal 'New Moscow' di Peta Canggu Bali, Sandiaga: Di Jakarta Ada K-Town

Heboh soal "New Moscow" di Peta Canggu Bali, Sandiaga: Di Jakarta Ada K-Town

Denpasar
Menparekraf Sandiaga Uno Tak Setuju 'Study Tour' Ditiadakan

Menparekraf Sandiaga Uno Tak Setuju "Study Tour" Ditiadakan

Denpasar
Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Kamis 16 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah

Prakiraan Cuaca Denpasar Hari Ini Kamis 16 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah

Denpasar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com